Environment Cloud Deploy
Environment Cloud Deploy
Section titled “Environment Cloud Deploy”Sebuah environment deploy adalah tujuan cloud bernama — Greentic Cloud, AWS, Azure, atau GCP — yang dikonfigurasi oleh operator platform untuk sebuah tenant. Begitu sebuah environment ada, administrator tenant dapat men-deploy pack yang sudah dipublikasikan ke environment itu langsung dari Designer, tanpa pernah menyentuh kredensial cloud atau deployer CLI.
Halaman ini membahas tiga bagian yang membuat itu berjalan:
- Environment — tujuan bernama yang dikonfigurasi operator per tenant (dan opsional per team).
- Plugin deploy — target deploy mana yang boleh digunakan sebuah tenant.
- Cloud deploy dari Designer — alur swalayan tenant-admin.
Peran sekilas
Section titled “Peran sekilas”| Tindakan | Siapa |
|---|---|
| Membuat / mengedit / menghapus sebuah environment | Hanya operator platform |
| Mengonfigurasi kredensial bring-your-own-cloud | Hanya operator platform |
| Mengaktifkan / menonaktifkan target deploy untuk sebuah tenant | Hanya operator platform |
| Mendaftar environment dan men-deploy sebuah pack ke salah satunya | Administrator tenant (di Designer) |
Pembagian ini disengaja: operator memiliki akun cloud dan kredensial, tenant memiliki keputusan tentang apa yang dikirim dan kapan.
Environment
Section titled “Environment”Di konsol admin, buka sebuah tenant dan pergi ke tab Environments. Setiap environment memiliki:
- sebuah name (unik dalam tenant),
- sebuah target —
greentic_cloud,aws,azure, ataugcp, - sebuah region opsional,
- sebuah scope opsional — seluruh tenant (terlihat oleh setiap team) atau dipasangkan ke satu team,
- sebuah status —
idle,provisioning,live, atauerror.
Greentic Cloud vs bring-your-own-cloud
Section titled “Greentic Cloud vs bring-your-own-cloud”- Greentic Cloud (
greentic_cloud) men-deploy dengan role terkelola milik platform sendiri. Tidak diperlukan kredensial per-tenant — ini berfungsi segera setelah environment dibuat. - AWS / Azure / GCP adalah bring-your-own-cloud (BYOC). Sebelum sebuah tenant dapat men-deploy ke salah satunya, operator harus melampirkan kredensial cloud environment tersebut. Sampai saat itu, percobaan deploy ditolak dengan pesan “configure credentials first” yang jelas.
Environment per-team
Section titled “Environment per-team”Sebuah environment dapat di-scope ke satu team alih-alih seluruh tenant. Environment yang di-scope ke team hanya terlihat oleh anggota team tersebut, dan kredensial BYOC-nya terisolasi ke scope secret team pemilik. Biarkan scope sebagai seluruh tenant untuk berbagi satu environment di setiap team.
Plugin deploy
Section titled “Plugin deploy”Tidak setiap tenant seharusnya bisa mengirim ke setiap cloud. Plugin deploy memungkinkan operator mengaktifkan atau menonaktifkan target deploy individual, per tenant dan per team.
Di tab Environments, toggle target-deploy mengontrol target mana yang
muncul saat membuat environment. Katalog target yang tersedia
bersumber dari deployer itu sendiri (hanya target yang benar-benar dapat berjalan yang
ditawarkan — greentic_cloud, aws, azure, gcp), sehingga daftarnya selalu cocok
dengan apa yang dapat di-deploy platform.
Resolusi bersifat team → tenant → default-enabled: pengaturan tingkat-team menang atas pengaturan tingkat-tenant, dan apa pun yang dibiarkan tidak diatur diaktifkan secara default. Membuat environment untuk target yang dinonaktifkan akan diblokir.
Cloud deploy dari Designer
Section titled “Cloud deploy dari Designer”Begitu operator telah mengonfigurasi setidaknya satu environment, sebuah administrator tenant dapat men-deploy dari Designer:
- Buka Settings → Credentials.
- Klik Cloud deploy.
- Masukkan referensi pack yang akan dikirim (misalnya
my-pack@1.0.0). - Pilih environment target dan klik Deploy.
Deploy dimasukkan ke antrean dan environment berpindah ke provisioning. Jika
environment yang dipilih adalah target BYOC yang kredensialnya belum dikonfigurasi
, deploy ditolak dengan alasan yang ditujukan untuk operator alih-alih
gagal secara diam-diam.
Designer Standalone
Section titled “Designer Standalone”Ketika Designer berjalan tanpa server admin (mode standalone), cloud deploy sederhananya tidak ditawarkan: daftar environment kosong dan panel menjelaskan bahwa tidak ada server admin yang dikonfigurasi. Deploy lokal dan berbasis-bundle melalui wizard deploy tidak terpengaruh.